Sayur sayuran dari A-Z, bagian 1…

 In Artikel & Info
Sayur sayuran dari A-Z, bagian 1…
Rate this post

Asian Greens atau Sayuran Hijau Asia

Sayuran hijau asia ada banyak ragam varietasnya, namun hanya beberapa varietas saja yang mudah di dapatkan di tempat penjualan sayuran. Varietas sayuran yang secara umum mudah di jumpai adalah sebagai berikut :1.

1.Sayuran kubis putih

Sayuran hijau asia yang mudah ditemui adalah kubis putih.  Sayuran kubis putih memiliki batang tebah,putih, renyah dan berair serta daun bulat yang halus.  Ada juga kubis putih yang memiliki batang hijau yang tebal serta daun daun yang lebih kecil.  Semua jenis kubis cocok bila memerlukan penyajian yang cepat,misal dikukus atau di aduk-aduk.  Ada juga kubis putih yang digunakan dalam campuran salad hijau.

2. Sayuran Kangkung

Sayuran kangkung memiliki batang yang berongga dan daun yang berbentuk panah.  Semakin pendek batangnya maka akan semakin lebar daunnya dan juga semakin lunak daunnya.  Saat dimasak, buanglah batang yang paling bawah yang biasanya keras dan berserat.  Potonglah kangkung dalam tiga bagian, pisahkan batang dengan daunnya.  Batang kangkung perlu dimasak lebih dahulu, setelah itu masukkan daunnya.  Saat memasak kangkung bisa dengan di goreng , dicampur dengan bawang putih dan cabe,kemudian tuangkan santan kelapa.

3. Sayuran Sawi

Ada banyak varietas sawi, beberapa ditanam untuk minyaknya, atau untuk benihnya, yang lain karena daunnya yang bergizi tinggi.  Sebagian besar sawi banyak ditemukan di pasar asia.  Daun sawi bisa dimasak dengan kentang goreng, dalam acar atau juga sup.  Varietas sayuran sawi banyak dijumpai dalam bentuk daun hijau lebar dari pangkal hingga ke ujung.

4. Sayuran Bayam

Banyak sayuran bayam yang ditanam dan di jual dalam tandan dengan akar yang masih menempel.  Ada bayam yang memiliki pembuluh yang berwana merah hingga daunnya berwarna merah, yang kemudian terkenal sebagai bayam merah.  Bayam mudah untuk disajikan dengan cepat, dalam sup, bayam kaya akan nutrisi.

5. Kubis Cina Berbunga

Sayuran kubis Cina memiliki bunga kuning pucat, batangnya yang panjang hijau tipis dengan daun hijau yang kecil.  Sayuran kubis cina ini tersedia sepanjang waktu.

Saran Penyajian, Penyimpanan Dan Vitamin Sayuran Hijau

Semua sayuran hijau asia haruslah bersih dan segar saat disajikan.  Kebanyakan sayuran hijau asia adalah sumber vitamin C dan vitamin K yang baik, mengandung serat makanan dan juga potasium.  Kubis cina memiliki sumber vitamin A ( dari Beta Karoten) yang jauh lebih tinggi di bandingkan dengan sayuran hijau asia lainnya.  Sejumlah kecil zat besi dan kalsium ditemukan dalam sayuran hijau asia seperti bayam, kubis cina dan brokoli.  Sayuran hijau asia mengandung banyak fitonutrien termasuk karotenoid, flavonoid dan asam fenolik.  Seperti sayuran berdaun hijau lainnya, sayuran hijau lainnya sangat mudah rusak sehingga harus ditangani dengan hati-hati.  Untuk penanganannya dilakukan dengan penyemprotkan air sehingga terjaga kelembabannya.  Untuk penyimpanan dilakukan pada suhu 2-4 C,tetapi karena resiko pembekuan maka disarankan disimpan dalam suhu yang agak lebih tinggi.

Baca juga :

 https://www.tigaberjayautama.com/sayuran-yang-perlu-anda-konsumsi-inilah-macamnya/

Asparagus

Asparagus berasal dari Mediterania Timur , merupakan obat yang sangat favorit bagi orang Yunani dan orang Romawi. Varietas asparagus tumbuh liar di beberapa bagian Eropa, Turki, Afrika, Timur Tengah dan Asia. Di beberapa negara, orang lebih suka makan asparagus putih, namun ada juga yang suka mengkonsumsi asparagus yang agak berwarna hijau.  Dalam memilih asparagus,pilihlah batangnya yang tegak lurus, segar, bersih dengan ujung dipangkas minimal berwarna putih.  Asparagus segar akan “berderit” ketika ujung tombaknya di gosok lembut.  Sedangkan asparagus tua akan kenyal dan tidak berderit ketika ujungnya di gosok.  Asparagus akan banyak tersedia  di bulan September, Oktober, November dan Desember.  Untuk penyimpanannya, sebaiknya asparagus didinginkan, ujung-ujungnya dibalut dengan kertas basah, disimpan dalam botol dalam posisi berdiri 1-2 cm dalam air ( seperti bunga dalam vas).

Penyajian Asparagus

Untuk penyajian Asparagus lakukan dengan memotong bagian ujung yang keras. Ujung ini bisa digunakan untuk membumbui soup atau kaldu.  Untuk mendapatkan rasa maksimum pada asparagus,maka saat memasak jangan terlalu lama, agar asparagus tetap lembut dan renyah saat di makan.  Asparagus yang agak pucat biasanya disajikan dalam bentuk salad, namun bila di iris tipis-tipis dan dalam keadaan segar ,maka asparagus bisa dikonsumsi mentah.  Asparagus ungu seringkali di makan mentah, karena lebih manis dan lembut dibandingkan dengan asparagus hijau.  Bila asparagus ungu di masak, maka tambahkanlah jus lemon atau cuka, jangan memasak terlalu lama, memasak yang tepat biasanya dengan menggoreng asparagus.

Cara mengkonsumsi

Asparagus hendaknya jangan terlalu lama direbus, bisa ditumis, di panggang dalam microwave atau barbekyu asparagus.  Sajikan asparagus dengan hollandaise atau aioli atau gunakan dalam sup. pie, salad, campur dengan kentang goreng atau makan dengan roti segar.

Metode memasak asparagus

Asparagus bisa dimasak dengan cara di rebus, grill atau barbekyu, bila dengan microwave maka di kukus, tumis,panggang.

Kandungan Nutrisi Asparagus

Untuk ukuran porsi 5 tombak asparagus setara dengan 78 g

Average
Quantity
per serving
% Daily
intake per
serve
Average
Quantity
per 100g
Energy (kJ/Cal) 87/21 1% 111/27
Protein (g) 2.8 5.60% 3.56
Fat, total (g) 0.23 0.03% 0.3
 – saturated (g) 0.052 0.02% 0.067
Carbohydrate (g) 1.25 0.04% 1.61
 – sugars (g) 1.25 1.70% 1.6
Dietary fibre (g) 1.2 4% 1.5
Sodium (mg) 1.56 0.01% 2
Folate (µg) 67.86 33.9 RDI* 87 A good source of Folate
Vitamin C (mg) 3.9 12.5% RDI* 5 A source of Vitamin C
Riboflavin (mg) 0.17 10% RDI* 0.22 A source of Riboflavin
Potassium (mg) 206.7 265 Contains Potassium
Niacin (mg) 0.69 8.8% RDI* 0.88
Vitamin E (mg) 0.84 8.4% RDI* 1.08
Thiamin (mg) 0.08 7.2% RDI* 0.1
Vitamin A Equiv. (µg) 52.88 7.1% RDI* 67.8
Iron (mg) 0.47 3.9% RDI* 0.6
Zinc (mg) 0.47 3.9% RDI* 0.6
Selenium (µg) 2.18 3.1% RDI* 2.8
Calcium (mg) 14.82 1.8% RDI* 19
Vitamin B6 (mg) 0.008 0.05% RDI* 0.01
Percentage Daily Intakes are based on an average adult diet of 8700 kJ
Your daily Intakes may be higher or lower depending on your energy needs.
*Recommended Dietary Intake (Average Adult)
Source: The Concise New Zealand Food Composition Tables, 10th Edition, Plant & Food Research – 2014

Asparagus adalah salah satu sumber nabati folat tertinggi, dan merupakan sumber riboflavin, mengandung vitamin C plus, mengandung jumlah potasium yang signifikan.  Asparagus mengandung berbagai fitonutrien, terutama dari kelompok fenolik dan karotenoid.

Saran Penyimpanan Asparagus

Asparagus adalah salah satu sayuran yang paling mudah rusak,sehingga diperlukan perlakuan khusus.  Pastikan penyimpanan dengan asparagus yang ujung tombaknya tajam-tajam.  Buanglah ujung tombaknya yang lemas atau rusak.  Balutlah ujung asparagus dengan, misal kertas basah, untuk menjaga kelembabannya.  Untuk menjaga agar tetap segar, maka pangkaslah ujung asparagus dan bisa disimpan dalam chiller.  Simpan dalam suhu 2-4 drajat Celsius dengan kelembaban sekitar 95%.  Asparagusmemilikikandungan air yang tinggi, dan akan kehilangan air jika disimpan dalam lingkungan yang kering.  Asparagus peka terhadap etilen, maka simpanlah terpisah dari produk yang menghasilkan etilen….( berlanjut)

Disarikan dari Vegetables.co.nz

Recent Posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Start typing and press Enter to search